Volume Usaha koperasi Bantaeng

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng mengklaim pertumbuhan koperasi di daerah ini cukup baik. Volume usaha koperasi saat ini ditaksir mencapai Rp57 miliar. Kepala Bidang Koperasi,Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Bantaeng Abdul Malik, dari volume koperasi tersebut pihaknya mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) sekitar Rp4,1 miliar. “Adanya penambahan SHU ini mengindikasikan perekenomian masyarakat terus membaik,” ujar dia. Selain jumlah koperasi dan volume usaha yang berkembang, setiap tahunnya,kesadaran masyarakat Bantaeng untuk berkoperasi juga memperlihatkan tren meningkat.

Pada 2010, jumlah anggota koperasi di Bantaeng mencapai 22.891 orang. Pada 2011, jumlah ini naik menjadi 25.050 orang. Khusus di Bantaeng, lanjutnya, pihaknya telah membangun Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang memberikan bunga jasa rendah. Nilai bunga KSP kepada anggotanya hanya mencapai 1%-2% saja.Terobosan ini dilakukan untuk mengurangi jumlah rentenir dan untuk menggairahkan masyarakat dalam membangun usahanya.

Pendirian koperasi di Bantaeng terus bertambah setiap tahunnya. Jika pada 2011 hanya 180 koperasi, tahun ini sudah mencapai 201 unit. Sementara itu, Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah mengatakan pesatnya pertumbuhan koperasi ikut menyumbang kontribusi pada pertumbuhan ekonomi Bantaeng hingga mencapai 8,16%. Pemda diakuinya akan memberi prioritas terhadap pembangunan infrastruktur,terutama jalan dan jembatan untuk membuka kantong-kantong produksi di desa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel