Dua saluran Irigasi Terputus

Dua saluran irigasi di Kelurahan Ballasaraja, Kecamatan Bulukumpa, terputus akibat tertimbun longsor, kemarin. Kerusakan ini mengakibatkan sawah petani kering dan terancam gagal panen tahun ini. Ketua Kelompok Tani Mattirodeceng (KTM) Bulukumpa Muhammad Asap mengungkapkan, longsor terjadi karena hujan deras mengguyur beberapa hari terakhir.

Petani kemungkinan gagal panen karena air yang mengalir ke sawah terputus akibat tertimbun material longsor,”ujar Asap kepada media kemarin. Dia mengemukakan, pihaknya telah melaporkan peristiwa itu kepada Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Bulukumba agar ditanggulangi secepatnya.

Namun, hingga kini belum ada respons dari Dinas PSDA. Karena belum ada bantuan, lanjut Asap, warga terpaksa patungan membeli pasir untuk memperbaiki dua irigasi yang rusak tersebut. Setiap petani menyumbang sebesarRp70.000. Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Taruna Jaya Bulukumpa Hatta mengemukakan, tinggi longsoran di Ballasaraja mencapai 15 meter. Perbaikan irigasi itu membutuhkan sekitar 400 sak semen.

Sebab, irigasi yang baru dibangun pada bulan Oktober 2011 lalu terputus dan rusak parah.“Butuh dana cukup besar untuk memperbaikinya,” ungkap Hatta. Wakil Ketua Komisi C DPRD Bulukumba Andi Zulkarnaen Pangky mengungkapkan, pihaknya berharap kepada Dinas PSDA Bulukumba segera melakukan perbaikan irigasi di Kelurahan Ballasaraja. “Kami segera koordinasikan dengan SKPD terkait. Ini harus diberikan perhatian serius karena menyangkut kebutuhan petani,” kata Andi Zulkarnaen Pangky.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel