PSM Makassar kembali meraih hasil positif

PSM Makassar kembali meraih hasil positif saat pada laga uji coba ke delapan di Stadion Andi Mattalatta, kemarin sore. Melawan klub amatir Primadanamon FC, Juku Eja menang enam gol tanpa balas. PSM seharusnya menjajal Dinamo FC. Tapi, kubu Dinamo FC tidak siap sehingga digantikan Primadanamon FC.

Meski begitu, pelatih dan mayoritas pemain Primadanamon FC adalah anggota skuad Dinamo FC. PSM yang diperkuat pemain pelapis di babak pertama, hanya mampu menyarangkan satu gol lewat kaki striker mudanya Qifly Tamara. Laga menjadi berbeda setelah di babak kedua, Pelatih Petar Segrt menurunkan semua pemain intinya. Alhasil, Juku Eja mendominasi jalannya laga.

Qifly kembali mencetak gol keduanya.Skor 2-0 membuat tim penguji PSM fokus bertahan dan sesekali melakukan counter attack.Namun hasilnya justru lebih buruk. Juru gedor muda PSM Ismail yang masuk menggantikan Qifly, langsung memborong dua gol berturutturut. Selanjutnya striker asal Montonegro Ilija Spasojevic dan gelandang asal Brasil David da Rocha masing-masing menambah satu gol.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor bertahan 6-0. “Hari ini,pemain inti bermain sangat baik sehingga mampu enam kali membobol gawang lawan.Untuk pemain muda pelapis,penampilan mereka tidak terlalu istimewa dan masih jauh dari pemain inti,”ujar Petar. Soal Qifly dan Ismail, Petar memiliki catatan tersendiri.“Untuk Qifly dan Ismail,sebelum pertandingan saya memang sudah menekankan agar mencetak gol.Posisi mereka sebagai pemain pelapis, harus bisa memberi bukti.

Hari ini, keduanya telah membuat saya puas,”tandasnya. Selain memuji pemain intinya,arsitek berkebangsaan Kroasia ini juga mengaku puas dengan penampilan penjaga gawang pelapisnya seperti AM Guntur. Dia berharap pemain yang masih didera cedera segera pulih dan bisa bergabung dengan tim.

Primadanamon FC menjadi agenda penutup dengan klub tak selevel. Selama delapan uji coba, PSM hanya dua kali kebobolan yakni saat ditahan imbang 2-2 oleh Barukang Cambayya (Barca) 27 FC pada laga uji coba kedua, (19/10) lalu. Meski dua kali kebobolan,namun Juku Eja mampu mengoleksi 29 gol dari delapan kali uji coba itu.

Dari total gol itu, tujuh gol milik Spaso dan lima gol milik Qifly. Sementara striker lain seperti M Rahmat dan Andi Oddang masing-masing mengoleksi tiga gol. Sementara sisanya dicetak David da Rocha, I Made Dwi Arya Dana, Fadly M, Kwon Jun dan Hendra Wijaya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel