Kapten tim PSM Makassar Supriyono

Kapten tim PSM Makassar Supriyono mendapat kritikan dari para suporter di Makassar. Pemain asal Semarang itu diminta untuk dicoret karena dianggap indisipliner lantaran mangkir sejak latihan dimulai Senin (5/9). Dedengkot suporter Laskar Ayam JantanDaeng Uki mengatakan, Supriyono sudah menunjukkan sikap indisipliner dengan mangkir dari latihan. Padahal, rekan setimnya yang lain sudah menjalani latihan selama empat hari. “Manajemen harus mengambil tindakan tegas. Kalau memang sudah indisipliner dan berulang-ulang, lebih baik dicoret saja. Jangan main ancamancam saja,”tandas Daeng, kemarin.

“PSM butuh pemain yang punya loyalitas tinggi. Kalau mau jujur, banyak pemain lokal Makassar dan Sulsel yang bisa melebihi kualitas Supriyono asalkan sistem rekrutmen pemainnya bagus dan jelas,”ujarnya. Supriyono absen latihan setelah meminta izin kepada manajemen bahwa dirinya belum bisa bergabung. Alasan Supriyono yakni mendampingi anaknya yang sedang sakit di Semarang.

Sebelumnya pemilik nomor punggung 21 itu sudah dihubungi oleh manajemen PSM,baik oleh General Manager (GM) Klub Husain Abdullah maupun Sekretaris Tim Ruslan. “Saya sudah menghubungi dia lewat telepon. Tapi katanya minta izin karena anaknya sakit,”ungkap Ruslan. Husain Abdullah juga mengatakan, meski bek kanan PSM itu sudah meminta izin, manajemen tetap akan melayangkan surat peringatan agar tidak menambah waktu izinnya.

Manajemen juga memahami kondisi yang dihadapi Supriyono saat ini. “Kami akan peringati dulu lewat surat.Peringatan itu seperti ancaman gaji akan dipotong kalau masih absen latihan pada pekan depan. Dia memang izin karena anaknya sakit. Tapi di PSM harus tetap profesional,” paparnya. Potongan gaji yang diancamkan ke Supriyono bisa mencapai Rp500.000 per hari.“Sanksinya adalah potongan gaji kalau dia masih absen pekan depan,” tambahnya di sela-sela latihan PSM di Lapangan Karebosi,kemarin sore.

Husain juga memperlihatkan bukti SMS minta izin Supriyono kepada manajemen. Dalam SMS itu, Supriyono bahkan bersumpah jika dirinya tidak berbohong bahwa anaknya sedang sakit. “Demi Allah Pak. Saya lagi jaga anak yang sedang sakit Pak. Sudah empat hari Pak dia sakit.Saya tidak tega untuk langsung meninggalkannya. Maaf sebelumnya Pak,”demikian isi pesan singkat Supriyono ke ponsel GM Klub PSM.

Terkait permintaan suporter agar Supriyono dicoret, Husain mengatakan bahwa itu belum bisa dilakukan. Dia menyatakan, Supriyono baru mangkir beberapa hari latihan dan sudah meminta izin. “Pelanggarannya masih ringan. Apalagi, dia sudah bersumpah jika anaknya sedang sakit. Tidak mungkin juga hanya karena izin latihan terus langsung dicoret, kecuali kalau dia melakukan pelanggaran besar dan ada aturannya,” tandas Husain. Demikian catatan online Asurano yang berjudul Kapten tim PSM Makassar Supriyono.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel