Surabaya merupakan saingan terberat

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menyebutkan, dalam meraih Adipura Kencana tahun ini, Surabaya merupakan saingan terberat. Berdasarkan penilaian pertama (P1) Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Kota Palembang meraih 71,11 poin dari grade maksimal yang ditetapkan sekitar 90. “Alhamdulillah, penilaian pertama (P1) Kota Palembang mendapatkan nilai 71,11 atau masuk kategori cukup baik. Setelah lolos P1 nanti akan diverifikasi lagi oleh KLH untuk mengikuti Penilaian Kedua (P2). Dengan poin yang diterima Kota Palembang, otomatis Palembang mengikuti P2,” ujar Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palembang Kms Abu Bakar kemarin.

Menurut dia, penilaian yang didapat itu didasarkan atas 11 komponen,yakni pelabuhan, perkantoran, sekolah, jalan, TPA, pemukiman. Sedangkan, 5-10 subkomponen pendukungnya antara lain drainase atau saluran pembuangan air. Untuk komponen pelabuhan mendapatkan nilai 70 ke atas. Begitu pula untuk komponen lain juga mendapatkan poin yang cukup baik. Hanya, komponen pasar (Pasar Lemabang) mendapatkan nilai terendah sekitar 59 poin.“Pasar juga termasuk salah satu faktor komponen penilaian. Penataan Pasar Lemabang yang dilakukan pihak kecamatan dan kelurahan saat ini sudah baik.Hanya,perlu penekanandariperansertamasyarakat dalam menjaga kebersihan pasar,”sebutnya.

Dia mengaku, saingan terberat Palembang untuk meraih Adipura tahun ini adalah Kota Surabaya. Keunggulan yang dimiliki Surabaya dibandingkan dengan Palembang terletak pada tamannya. Untuk itu, pihaknya akan terus berbenah agar Palembang mampu meraih Piala Adipura yang kelima kalinya. Upaya yang dilakukan adalah dengan mengajak semua lapisan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, termasuk sampah di jalan. Selain itu, pihaknya meminta kontraktor pembangunan di Palembang untuk dapat senantiasa menjaga dan membersihkan jalan dari kotoran mobil proyek. “Dari hasil proses P1,tiap daerah dapat kembali melakukan perbaikan agar saat penilaian P2 nanti mereka memperoleh perbaikan nilai yang signifikan sesuai harapan.

Kami targetkan Kota Palembang akan mampu meraih minimal 75 poin pada P2 ini,”katanya. Wali Kota Palembang Eddy Santana Putra menyebutkan, P1 yang dilakukan KLH kali ini tidak ada kota yang mendapatkan nilai di bawah 60.Khusus Kota Palembang mendapatkan nilai 70 ke atas. “Memang masih banyak titik penilaian Adipura secara menyeluruh yang belum tertata dengan apik dan baik. Ini perlu kerja keras semua pihak untuk mewujudkan Palembang bersih, rapi,dan indah sehingga Adipura yang kelima dapat diraih kembali oleh Palembang,” ujarnya.

Khusus sejumlah titik pembangunan di Kota Palembang, beber dia, pihaknya meminta penilai untuk dapat mempertimbangkan serta memberikan keringanan khusus bagi Kota Palembang yang tengah melangsungkan pembangunan. “Kami harapkan penilai mengerti dengan keadaan Palembang sekarang ini.Memang Kota Surabaya saingan terberat Palembang. Kami upayakan perbaikan drainase dan pembangunan taman akan lebih diperhatikan sehingga Adipura dapat diraih kembali oleh Palembang,” tukas Eddy. Demikian catatan online Asurano tentang Surabaya merupakan saingan terberat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel