pembangunan tujuh venues SEA Games XXVI

Pemerintah Provinsi Sumsel menargetkan sepekan ke depan pembangunan tujuh venues SEA Games XXVI di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) dimulai. Bahkan, pemenang tender telah ditentukan dan diumumkan di Jakarta. Kepastian tersebut diungkapkan Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Provinsi Sumsel Eddy Hermanto di Kantor Gubernur Sumsel kemarin. Adapun ketujuh venues yang segera dibangun yakni cabang olahraga (cabor) ski air, sofbol- bisbol,sepatu roda, panjat dinding, voli pantai, serta petanque. Menurut Eddy, berdasarkan laporan Kepala Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumsel Rizal Abdullah kepadanya, proses tender sudah selesai.

Hari ini (kemarin) pemenang tender pengerjaan tujuh venues tersebut sudah diumumkan. “Jadi 2-3 hari ke depan pengerjaan pembangunan tujuh venuesitu dimulai dan kita tetap optimistis penyelesaian pembangunan tujuh venues tersebut akan selesai 2-3 bulan ke depan atau sebelum SEA Games dimulai,” ujarnya sembari menambahkan, pembangunan tujuh venues yang menggunakan dana APBN ini tidaklah sesulit pembangunan venue lainnya karena tidak menggunakan teknologi tinggi. Disinggung perkembangan pembangunan venues SEA Games lainnya di kawasan JSC, Eddy memaparkan, sejauh ini masih berjalan sesuai target.

”Kalau tak ada halangan, venue tenis akan selesai duluan,kemudian disusul wisma atlet, venue lapangan tembak, kolam renang, dan Juli, voli sudah selesai. Memang agak sedikit terlambat nanti untuk venue atletik agak terlambat sedikit dari target karena ada tambahan dua pembangunan tribune di venue atletik, kalau lintasan sudah siap semua tidak ada masalah,” paparnya. Pihaknya juga terus mengingatkan kontraktor pengerjaan proyek venues SEA Games agar mendatangkan barang dan peralatan untuk pendukung venues atau cabor melalui transportasi laut.”Penggunaan sarana transportasi kapal itu sangat membantu percepatan kedatangan kebutuhan barang-barang material dan lainnya, karena tidak terjebak macet akibat kerusakan jalan atau lainnya,”katanya.

Rasa optimistis pembangunan ketujuh venues SEA Games itu selesai tepat waktu juga dilontarkan Gubernur Sumsel Alex Noerdin. ”Ya kalau kita mau kita bangun dari sebelum-sebelumnya, tapi kita masih memahami akan adanya prosedur, seperti tender dan lain-lain. Kalau ada yang menjamin dari dulu, saya siap membangunnya dan mungkin sekarang sudah selesai,” ungkap Alex Noerdin. Namun, Pemprov Sumsel sangat memahami serta sadar betul akan adanya aturan tersebut. ”Tidak sulit membangun ketujuh venues itu, bukan pekerjaan fisik berat seperti venues lain, 2-3 bulan selesai.

Yang jelas setelah tender selesai dan pemenangnya diumumkan, dalam waktu dekat ini ketujuh venuesitu segera dibangun,”katanya. Dihubungi terpisah,Kepala Dinas PU Cipta Karya Pemprov Sumsel Rizal Abullah membenarkan, dalam waktu dekat pembangunan ketujuh venues segera dimulai karena proses tendernya sudah hampir selesai.”Saya masih mengikuti rapat. Nanti seusai rapat atau besok (hari ini) akan saya jelaskan lebih lanjut,” ungkap Rizal saat dihubungi via telepon selulernya kemarin.

Pelebaran Jalan Kol H Barlian Dikebut

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel tetap optimistis pelebaran Jalan Kolonel H Barlian bakal selesai tepat waktu sebelum pembukaan SEA Games XXVI November. Pasalnya, Balai Nasional Regional III Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiapkan planning baru. Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Provinsi Sumsel Eddy Hermanto mengatakan, rencana baru telah disiapkan guna percepatan pengerjaan proyek pelebaran jalan Kol H Barlian. Namun,publikasi planning baru tersebut merupakan kewenangan Kepala Balai Nasional Regional III Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum.

”Yang jelas koordinasi antara Pemprov Sumsel, Pemkot Palembang, PDAM Tirta Musi, dan Balai Bina Marga Kementerian PU Wilayah III Sumsel saat ini sudah berjalan dengan baik,” ungkap Eddy di Kantor Gubernur Sumsel kemarin. Salah satu bukti koordinasi telah berjalan yakni pihak Pemkot Palembang dan PDAM Tirta Musi telah meminta bantuan alat ekskavator milik kontraktor jalan untuk pemindahan atau pemasangan utilitas mereka. ”Permintaan itu telah kita sampaikan dan disetujui,jadi silakan pakai alat ekskavator itu untuk mendukung percepatan perpindahan pipa milik PDAM,”sebutnya. Terkait progres pelebaran jalan baru mencapai 800 meter dan masih sering terjadi banjir dan kemacetan, Eddy hanya mengatakan, semuanya butuh proses.Namun,jika dikerjakan bersama-sama, dia yakin pengerjaan akan selesai sesuai harapan bersama.

”Kita terus mengimbau warga agar tetap bersabar,ini jika sudah selesai semua, bukan hanya untuk SEA Games saja, tapi seluruh warga Sumsel yang melintas di sini akan merasa nyaman dan aman dengan kondisi jalan yang lebar nantinya dan tidak macet lagi,” tandasnya. Dihubungi terpisah,Kepala Balai Nasional Regional III Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum Bastian S Sihombing menyatakan, saat ini Pemkot Palembang, Pemprov Sumsel, dan Balai Nasional Regional III sedang fokus menyelesaikan tiga poin untuk mempercepat penyelesaian pelebaran Jalan Kolonel H Barlian.

”Pertama bagaimana mengatasi masalah utilitas yang masih ada yang belum dipindahkan. Kita (Balai),Pak Wali Kota (Pemkot) Palembang dan Pemprov Sumsel serta pihak kontraktor, saat ini terus melakukan koordinasi guna saling membantu mempercepat memindahkan utilitas yang belum dipindahkan,” ungkap Bastian saat dihubungi SINDO tengah berada di Jakarta kemarin. Kedua, lanjut Bastian, mengatasi masalah banyaknya genangan air jika terjadi hujan, yang juga sedang dicarikan solusinya. ”Pak Wali Kota paham betul akan hal-hal ini, karena studi dia dari bidang sumber daya air. Kita sudah koordinasi, setelah titik saluran pengeluaran air itu didapat,mudah-mudahan tak lagi terjadi genangan air di sana.Kita juga sudah pantau,di mana saja titik-titik yang sering tergenang dan akan kita atasi,” tandasnya. Ketiga yaitu planing akhir, dan ini sudah disepakati bersama. Jika waktu pengerjaan mepet,terpaksa (utilitas yang terkena pelebaran jalan) dicor beton.

”Kita harap planning terakhir ini tidak dipakai, karena sekarang kemajuan koordinasi antara Pemkot Palembang dan Pemprov serta pihak Balai sudah berjalan dengan baik. Kami optimistis penyelesaian pelebaran Jalan Kolonel H Barlian akan selesai tepat waktu,”tukasnya. Demikian catatan online Asurano tentang pembangunan tujuh venues SEA Games XXVI.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel