Mantan Manajer Persija Diza Rasyid Ali

Mantan Manajer Persija Diza Rasyid Ali mengajukan banding ke Komite Banding (KB) PSSI, terkait terganjalnya langkah sebagai satu calon Ketua Umum (Ketum) PSSI periode 2011-2015. Pengajuan banding dilakukan Diza Ali, Senin (2/5) di kantor PSSI, dengan menemui Ketua Komite Normalisasi (KN) Agum Gumelar. Hal itu dilakukan, untuk mengklarifikasi kepada KN alasan dirinya tidak diloloskan. Padahal, dari segi administrasi dan persyaratan dukungan sudah diperolehnya dari Pengprov PSSI Sumatera Utara (Sumut) dan Makassar Utama 2000.

“Saya protes kenapa tidak lolos jadi calon Ketum PSSI,padahal seluruh persyaratan sudah dipenuhi.Termasuk yang dipersoalkan KN keberadaan keabsahan dukungan dari Pengprov PSSI Sumut, yang dianggap tengah bermasalah dengan kepengurusan atau keta umum mereka,” ujarnya saat dihubungi,kemarin. Diza menyatakan, surat dukungan itu diperoleh dari Ketua Pelaksana Tugas (Plt) Pengprov Sumut Idrus Junaid dan sudah disahkan melalui Surat Keputusan PSSI yang diteken oleh Nurdin Halid pada waktu itu.

Kalaupun, belakang ada yang mempersoalkan keabsahan dukungan tersebut, tentu patut dipertanyakan sebab persoalan internal muncul di PSSI Sumut setelah dukungan itu dikeluarkan. Tak hanya itu saja,jelas Diza, setelah mengkonfirmasi ke panitia seleksi calon Ketum PSSI, ternyata ditemukan adanya sejumlah berkas admi-nistrasi yang sudah dilengkapi justru tercecer oleh Panitia Berkas yang tidak sampai ke tangan KN saat seleksi,yakni dukungan dari Makassar Utama 2000.

“Saya optimis bisa lolos seleksi Ketum PSSI, karena sejumlah data yang sebelumnya menggugurkan saya lolos sudah dilengkapi,”ujarnya optimistis. Rencananya proses pendaftaran banding akan ditutup 5 Mei 2011 dan akan diumumkan pada 13 Mei 2011. Sementara itu,Ketua Pengprov PSSI Sulsel Kadir Halid saat dikonfirmasi ulang dua nama yang diusulkan ke PSSI sebagai calon Ketum tetap bungkam.

Adik Kandung Nurdin Halid ini beralasan, suara dari Sulsel itu sangat diperhitungkan, makanya sangat wajar calon yang didukung dirahasiakan.“Tunggulah,nanti di kongres saya umumkan. Yang pasti, PSSI Sulsel tidak akan abstain,”paparnya. Di sisi lain, Kadir menyatakan telah mengikuti jejak Diza Ali melakukan banding.Hanya saja, banding yang dilakukan terkait digugurkannya masuk sebagai pengurus Exco PSSI hanya karena tidak lengkapnya data diri. Demikian catatan online Asurano tentang Mantan Manajer Persija Diza Rasyid Ali.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel