Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel menyiapkan anggaran Rp22,4 miliar untuk membayar honor Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2013.

Pembayaran honor itu membengkak menyusul rencana KPU menaikkan honor KPPS sebesar 100%.Pada pilgub 2007 lalu, KPU hanya mengalokasikan honor Rp125 ribu untuk ketua KPPS,dan Rp100 ribu untuk setiap anggota KPPS.Pada pilgub mendatang, honor itu akan dinaikkan dua kali lipat.

“Untuk pilgub mendatang, kami menaikkan honor KPPS karena menyesuaikan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 57 tahun 2009,”jelas Anggota KPU Sulsel Nusra AzisdiMakassar,kemarin. KPU Sulsel juga sudah mengancang-ancang jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk pilgub,yakni sebanyak 15.514 yang tersebar di 24 kabupaten/kota.

Jumlah TPS itu mengacu pada tren perkembangan penduduk yang terjadi pada Pemilu 2009 dan pilkada 11 kabupaten/kota tahun lalu. Jumlah petugas KPPS yang bertugas di setiap TPS sebanyak tujuh orang. Dengan demikian, jumlah anggaran setiap TPS untuk honor KPPS sebesar Rp1.450.000, sehingga total anggaran honor KPPS se- Sulsel ditaksir mencapai Rp22,4 miliar.

Jumlah tersebut belum termasuk untuk anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Mantan Anggota KPU Selayar ini menjelaskan,jumlah kenaikan tersebut sudah diberlakukan sejak Pemilu 2009 lalu dan pilkada 11 kabupaten/kota yang digelar 2010 lalu. Selain itu, KPU Sulsel melalui KPU kabupaten/kota akan merekrut satu Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) per TPS. Honor PPDP dialokasikan sebesar Rp300 ribu per orang.

“PPDP ini diwajibkan karena sesuai dengan amanat peraturan dan perundang- undangan,”tegas Nusra. Nusra menjelaskan, pihaknya belum dapat memprediksi total anggaran pilgub.Namun, mayoritas anggaran diperkirakan terserap pada honor penyelenggara. Pihaknya baru dapat memetakan alokasi dana jika seluruh kebutuhan dana sudah dituntaskan.Dia hanya memastikan bahwa jumlah anggaran pilgub mendatang meningkat dibanding pilgub sebelumnya.

Pihaknya menjadwalkan untuk melakukan rapat dengan seluruh KPU se-Sulsel pada bulan ini. “Kami akan membahas biaya pengangkutan logistik ke masing-masing daerah,”jelasnya. SekretarisKPUSulsel Annas GS memastikan anggaran Pilgub Sulsel sebagian besar terserap pada honor penyelenggara dan biaya pengangkutan/distribusi logistik ke kabupaten/kota.

“Kami sudah melakukan studi banding di dua daerah penyelenggara Pilgub yakni Sulawesi Tengah dan Jawa Barat.Mengingat kondisi geografis di Sulsel yang terdiri dari wilayah kepulauan dan dataran tinggi,maka dana sangat dimungkinkan lebih banyak terserap pada item tersebut,”ujar Annas. Demikian catatan online Asurano tentang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel