DPD Hanura Sulsel

DPD Hanura Sulsel bersikukuh tetap akan menerbitkan surat keputusan (SK) pengangkatan buat Waris Halid sebagai ketua DPC Hanura Makassar. Ketua DPD Hanura Sulsel Abbas Selong mengatakan, kisruh yang terjadi pada Musyawarah Cabang (Muscab) Hanura Makassar lanjutan pekan lalu hanyalah dinamika partai.

Informasi yang beredar, DPD Hanura Sulsel hingga kemarin belum membuat SK pengangkatan Waris sebagai ketua DPC lantaran adanya kekecewaan sejumlah pimpinan anak cabang (PAC) Hanura saat muscab. Sejumlah pemilik suara saat itu memilih tak menghadiri muscab karena menilai ada pemaksaan yang dilakukan oknum pengurus DPD Hanura Sulsel untuk memilih Waris.

Abbas menambahkan, pihaknya belum membahas figur pengganti Waris Halid sebagai sekretaris DPD Hanura Sulsel. Dia mengaku saat ini masih fokus pada penuntasan muscab, dan kesiapan menghadapi verifikasi partai politik. Sementara itu, Waris Halid mengatakan, dirinya sudah melakukan pertemuan dengan sejumlah PAC sebagai langkah awal dalam mengurus partai yang memiliki tiga kursi di DPRD Makassar itu.

Sementara itu, salah satu calon ketua Hanura Jeneponto Baharuddin Kareang Nai memilih mundur dari bursa kandidat. Pernyataan sikap mundur Asisten I Pemkab Jeneponto itu disampaikan oleh kerabatnya, Mukhtar Tompo. “KaraengNaisudahmundur. Mudah-mudahan, dengan sikap mundur tersebut,musyawarah cabang (muscab) Hanura Jeneponto dapat berlangsung secara demokratis tanpa ada pemaksaan kehendak oleh pihak-pihak luar,”tegas Mukhtar. Demikian catatan online Asurano tentang DPD Hanura Sulsel.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel